Citilink

Garuda Siapkan Citilink Layani Penerbangan Tanjungpinang Jakarta Mulai Februari 2026

Garuda Siapkan Citilink Layani Penerbangan Tanjungpinang Jakarta Mulai Februari 2026
Garuda Siapkan Citilink Layani Penerbangan Tanjungpinang Jakarta Mulai Februari 2026

JAKARTA - Penyesuaian layanan penerbangan akan berlangsung di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mulai Februari 2026. 

Maskapai nasional PT Garuda Indonesia Tbk memastikan adanya perubahan operasional pada rute Jakarta–Tanjungpinang, seiring rencana penghentian sementara penerbangan Garuda Indonesia di bandara tersebut. Meski demikian, layanan transportasi udara tetap berjalan melalui pengoperasian maskapai Citilink.

Langkah ini diambil untuk menjaga kesinambungan konektivitas udara antara Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau dan Jakarta. 

Pemerintah daerah pun menaruh perhatian besar terhadap kebijakan tersebut mengingat Bandara RHF memiliki peran strategis bagi aktivitas pemerintahan, perekonomian, hingga sektor pariwisata di Pulau Bintan.

Citilink Gantikan Operasional Garuda Indonesia

PT Garuda Indonesia Tbk menyiapkan maskapai Citilink untuk menggantikan operasional maskapai Garuda Indonesia yang rencananya mulai berhenti melayani rute Tanjungpinang–Jakarta di Bandara RHF pada 10 Februari 2026. 

Keputusan ini disampaikan sebagai solusi agar mobilitas masyarakat tidak terganggu meskipun terjadi perubahan maskapai yang melayani rute tersebut.

Citilink dipastikan akan mengoperasikan penerbangan setiap hari. Dengan jadwal tujuh hari dalam sepekan, layanan ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan penumpang dari dan menuju Tanjungpinang.

Pernyataan Wakil Gubernur Kepulauan Riau

"PT Garuda Indonesia memang akan menghentikan rute penerbangan Garuda Indonesia Jakarta-Tanjungpinang. Namun sebagai gantinya, mereka akan mengoperasikan armada Citilink setiap hari atau tujuh hari penuh selama seminggu," kata Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Nyanyang Haris Pratamura di Tanjungpinang, Kamis.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa meski terjadi penghentian rute Garuda Indonesia, pemerintah daerah telah memperoleh kepastian bahwa layanan penerbangan tetap tersedia bagi masyarakat.

Pertemuan dengan Manajemen Garuda Indonesia

Kepastian operasional Citilink disampaikan langsung oleh Manajemen PT Garuda Indonesia kepada Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura. Dalam pertemuan tersebut, Nyanyang didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait saat bertemu di Jakarta.

Pertemuan itu sekaligus menjadi tindak lanjut atas surat resmi yang sebelumnya dikirimkan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad kepada Manajemen PT Garuda Indonesia.

Surat Permohonan Keberlanjutan Penerbangan

Pernyataan dari pihak Garuda Indonesia menjawab surat Gubernur Kepri Ansar Ahmad bernomor B/500.11/12/DISHUB-SET/2026. Surat tersebut berisi permohonan keberlanjutan layanan penerbangan maskapai Garuda Indonesia di Bandara RHF Tanjungpinang dan dikirimkan pada 6 Januari 2026.

Surat itu mencerminkan harapan pemerintah daerah agar Garuda Indonesia tetap melayani rute tersebut, mengingat pentingnya peran Bandara RHF bagi Provinsi Kepulauan Riau.

Penghentian Tidak Hanya di Tanjungpinang

Nyanyang menjelaskan bahwa penghentian operasional maskapai Garuda Indonesia tidak hanya berlaku di Bandara RHF Tanjungpinang. Menurutnya, kebijakan serupa juga diterapkan di sejumlah bandara lain di Indonesia.

"Ada delapan atau sembilan bandara di Indonesia," ujar dia.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kebijakan penghentian rute merupakan bagian dari strategi nasional Garuda Indonesia, bukan keputusan yang hanya berlaku di Tanjungpinang.

Upaya Pemprov Kepri Pertahankan Garuda

Meski demikian, Wakil Gubernur Kepri menyampaikan permintaan agar Manajemen PT Garuda Indonesia tidak sepenuhnya menghentikan operasional di Bandara RHF Tanjungpinang. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk menjaga kestabilan jumlah penumpang.

Salah satu langkah konkret yang disampaikan adalah memastikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Kepri yang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara RHF.

"Kita juga akan membicarakan hal ini agar dua pemerintahan daerah di Pulau Bintan, yakni Pemkot Tanjungpinang dan Pemkab Bintan untuk melakukan kebijakan serupa," katanya.

Bandara RHF dan Perannya di Pulau Bintan

Sebagaimana diketahui, Bandara RHF Tanjungpinang berada di Pulau Bintan. Pada pulau yang sama terdapat tiga pusat pemerintahan, yaitu Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

Keberadaan bandara ini menjadikannya sebagai simpul utama pergerakan orang dan barang, terutama bagi kegiatan pemerintahan dan layanan publik.

Pertimbangan Investasi dan Pariwisata

Nyanyang juga menyampaikan pertimbangan lain kepada Manajemen PT Garuda Indonesia agar tidak menghentikan operasional di Bandara RHF. Pulau Bintan dikenal sebagai salah satu pusat investasi dan pariwisata di Kepulauan Riau.

Ia meyakini jumlah penumpang dari Jakarta ke Tanjungpinang akan meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Peningkatan tersebut diperkirakan seiring dengan pelaksanaan perayaan Imlek, Cap Go Meh, serta Hari Raya Idul Fitri.

Dengan adanya potensi peningkatan penumpang tersebut, Pemprov Kepri meminta agar Garuda Indonesia setidaknya memperpanjang rencana penghentian operasionalnya.

"Kita minta Garuda Indonesia setidaknya memperpanjang rencana penghentian operasional hingga April atau setelah lebaran Idul Fitri sembari mengevaluasi kembali rencana sebelumnya," kata Nyanyang.

Sementara itu, Direktur Komersial PT Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim menjelaskan bahwa penghentian operasional maskapai di sejumlah bandara di Indonesia dilakukan karena perusahaan tengah melakukan harmonisasi dan optimalisasi armada.

"Maskapai Garuda dimungkinkan kembali akan beroperasi di Bandara RHF Tanjungpinang pascaharmonisasi dan optimalisasi armada," katanya singkat.

Sebagai informasi, selama ini pesawat Citilink dan Garuda Indonesia sama-sama beroperasi melayani rute penerbangan Jakarta–Tanjungpinang dan sebaliknya di Bandara RHF Tanjungpinang. Citilink beroperasi empat kali dalam seminggu, sedangkan Garuda Indonesia melayani tiga kali penerbangan dalam seminggu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index