Kurs Dolar AS Hari Ini Rabu 21 Januari di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI

Rabu, 21 Januari 2026 | 15:54:02 WIB
Kurs Dolar AS Hari Ini Rabu 21 Januari di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka sedikit melemah pada Rabu, 21 Januari 2026, dengan kurs dolar AS di beberapa bank besar Indonesia mengalami fluktuasi yang menarik untuk dicermati.

Pada pagi hari ini, rupiah tercatat melemah sebesar 0,01% atau sekitar 1 poin menjadi Rp16.957 per dolar AS. Pergerakan kurs dolar ini mencerminkan dinamika pasar yang masih penuh ketidakpastian.

Indeks dolar AS mengalami penurunan tipis sebesar 0,15% menuju level 98,49. Meskipun demikian, pergerakan mata uang global lainnya menunjukkan pola yang bervariasi. 

Beberapa mata uang Asia, seperti rupee India, yuan China, dan ringgit Malaysia, juga melemah pada hari ini, masing-masing mencatatkan penurunan tipis antara 0,05% hingga 0,07%.

Namun, ada beberapa mata uang yang justru menguat, seperti yen Jepang yang naik 0,09%, dolar Hong Kong yang menguat 0,02%, dan won Korea yang mencatatkan kenaikan signifikan hingga 0,51%. 

Begitu pula dengan baht Thailand yang turut mencatatkan penguatan sebesar 0,44%, mencerminkan adanya tren positif pada beberapa mata uang Asia.

Pergerakan Kurs Dolar AS di Bank-Bank Besar Indonesia

Untuk lebih memahami fluktuasi kurs dolar AS pada hari ini, berikut adalah kurs jual beli dolar AS di beberapa bank besar Indonesia, termasuk Bank Central Asia (BCA), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, dan Bank Negara Indonesia (BNI):

1. BCA (Bank Central Asia)
Di BCA, pada pukul 09.29 WIB, kurs jual beli dolar AS tercatat sebagai berikut:

Harga beli: Rp16.950 per dolar AS

Harga jual: Rp16.970 per dolar AS
BCA juga menawarkan kurs untuk transaksi melalui TT counter, yang pada pukul 08.02 WIB ditetapkan dengan harga:

Harga beli: Rp16.795 per dolar AS

Harga jual: Rp17.095 per dolar AS

Sedangkan untuk transaksi bank notes, harga beli dan jual dolar AS pada pukul 08.07 WIB masing-masing berada di:

Harga beli: Rp16.795 per dolar AS

Harga jual: Rp17.095 per dolar AS

2. BRI (Bank Rakyat Indonesia)
Untuk BRI, kurs dolar AS pada pukul 09.33 WIB tercatat dengan harga sebagai berikut:

Harga beli: Rp16.943 per dolar AS

Harga jual: Rp16.968 per dolar AS
Sementara itu, untuk transaksi TT counter, harga beli dolar AS dipatok pada Rp16.865, dan harga jual berada di Rp17.065 per dolar AS.

3. Bank Mandiri
Bank Mandiri pada pukul 09.20 WIB menetapkan harga kurs dolar AS dengan rincian:

Harga beli: Rp16.950 per dolar AS

Harga jual: Rp16.980 per dolar AS
Untuk transaksi TT counter, kurs yang berlaku adalah:

Harga beli: Rp16.760 per dolar AS

Harga jual: Rp17.060 per dolar AS

Sedangkan untuk transaksi bank notes, harga beli dolar AS dipatok pada Rp16.760 dan harga jual Rp17.060.

4. BNI (Bank Negara Indonesia)
Di BNI, pada pukul 09.35 WIB, kurs jual beli dolar AS tercatat sebagai berikut:

Harga beli: Rp16.946 per dolar AS

Harga jual: Rp16.966 per dolar AS
Di sisi lain, untuk transaksi TT counter, harga beli dolar AS dipatok pada Rp16.815, sementara harga jual berada di Rp17.105 per dolar AS. Untuk transaksi bank notes, harga beli dan jual dolar AS juga berada di level yang sama dengan TT counter, yakni Rp16.815 untuk beli dan Rp17.105 untuk jual.

Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini

Menurut analisis dari Ibrahim Assuaibi, Direktur Traze Andalan Futures, rupiah diperkirakan akan bergerak fluktuatif sepanjang hari ini. Meskipun ada beberapa pergerakan volatilitas yang dapat terjadi, Ibrahim memperkirakan rupiah akan ditutup sedikit melemah di kisaran Rp16.950 hingga Rp16.980 per dolar AS.

Pergerakan kurs dolar AS dan rupiah sangat dipengaruhi oleh dinamika global, serta kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Indonesia (BI). 

Selain itu, perkembangan ekonomi internasional, seperti ketidakpastian di pasar global dan nilai tukar mata uang besar lainnya, turut berperan dalam fluktuasi mata uang yang terjadi saat ini.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Kurs rupiah yang dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti ketidakpastian ekonomi global dan pergerakan dolar AS, memang seringkali mengalami fluktuasi yang cepat.

Tekanan terhadap nilai tukar rupiah di bulan Januari ini, meskipun relatif stabil, menunjukkan adanya ketegangan pada pasar keuangan Indonesia. 

Faktor eksternal, seperti kebijakan fiskal dan moneter negara besar seperti Amerika Serikat, juga menjadi pengaruh utama bagi pergerakan mata uang.

Meskipun rupiah tercatat sedikit melemah di pagi hari ini, kurs dolar AS di bank-bank besar Indonesia, seperti BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI, masih berada pada level yang terbilang stabil. 

Meskipun demikian, faktor ketidakpastian ekonomi global yang terus berlanjut dapat memengaruhi nilai tukar rupiah lebih lanjut.

Ke depannya, para pelaku pasar dan ekonom mengharapkan adanya kebijakan yang mendukung stabilitas ekonomi domestik, serta upaya mitigasi terhadap tekanan nilai tukar yang mungkin masih terjadi. 

Dengan memantau kurs dan dinamika pasar secara cermat, diharapkan dapat tercipta kestabilan yang lebih baik dalam perdagangan dolar AS dan rupiah di pasar Indonesia.

Terkini